Sabtu, 29 Juni 2013

movie review

Tittle            : Snow White and The Huntsman
Actress         : Kristen Steward
Reviewed By : Dennis 
Review         : Positive (+)

Explain of Positive Review :
•    This movie is amazing and awesome
•    The manage effect of this movie very creative and makes audience
      mesmerized.
•    Your acting is good
•    The purpose in your movie is we as a human must be a kind people and must help everyone
   

Letter of Offer
                                                                                                                     
                                                                                   Jakarta, 27th June 2013
To: Kristen Steward 

Dear madam,

My name is Dennis. I am a student of Gunadarma University. The purpose of my letter is to explaining the quality act and the purpose of your movie from Kristen Steward.

One of a actress is Kristen Steward. I am interested with your acting in the movie Snow white and the huntsman. Your acting in this movie is very good and your act it is so opportune with the plot of this movie. With your acting makes this movie became popular, and this movie have a purpose we as a human must be a kind people with everyone. The manage effect of this movie very creative and makes audience  mesmerized.
So your acting in your movie is a satisfied. Thank you.

Rabu, 05 Juni 2013

Explaination Chart



Total of Unemployment in Indonesia
(55.220.000 inhabitants)
 

Explanation :
  • There are 20% total of unemployment. So, 10.900.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2006
  •  There are 18% total of unemployment. So, 10.000.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2007
  • There are 15% total of unemployment. So, 8.600.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2008
  • There are 16% total of unemployment. So, 9.000.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2009
  • There are 16% total of unemployment. So, 8.600.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2010
  • There are 15% total of unemployment. So, 8.120.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2011

Source : http://lsmpian.blogspot.com/2013/03/pengangguran-unemployment-dan-kemiskinan.html
 

Rabu, 03 April 2013

i wiil share about "how to make strawberry pudding"

This is link the video

http://www.youtube.com/watch?v=WKkj9BzbK1o&feature=youtu.be

Recipe low-fat strawberry pudding

Here it is the recipe for you..
We are fond of pudding, but fear of fat.  Instead of buying out, we are think’s better try to make own pudding  at home.
Easy way and that is definitely the materials used are materials that are low in sugar and fat so you do not have to worry about damaging your diet. Strawberries itself one food  that can help you lose weight.
Want to know how to make a low-fat  strawberry pudding that good?  Here it:

Ingredients:
·         Gelatinous white one pack 250cc
·         water 300cc
·         fresh milk low-fat or non-fat 1.5
·         ounces of fresh strawberries
·         2 drops of food coloring paste or strawberry pink
·         1 pound of sugar .
How to make:
1.      Puree strawberries in advance using the blender until completely smooth.
2.      Dissolve agar-agar powder with sugar, fresh milk, and sugar over medium heat, stirring until boiling.
3.      Add pink coloring to foods or pasta strawberries and strawberry that had been blended into a solution of gelatin and stir until boiling.
4.      After boiling, remove from heat and solution was prepared mold.
5.      Pour pudding into molds previously wet but first mold by using warm water so the pudding does not sticky.
6.      If you want to beautify pudding, strawberry pieces when the input solution is poured into a mold in order. Wait until hardened.
7.      After a hard pudding remove from the mold and cut to taste.
It's easy to make low-fat dishes, rich in minerals and fiber that are good for diet and health? Want to try to make at home?

This is link my video http://www.youtube.com/watch?v=momKrPHur7w&feature=youtu.be




Minggu, 09 Desember 2012


PENALARAN
A.      Arti  Kata
Penalaran mempunyai kata dasar “nalar” yang bisa diartikan sebagai aktivitas yang memungkinkan seseorang berpikir logis. Nalar dalam arti lain juga tentang jangkauan pikir ataupun kekuatan pikir.
B.       Pengertian Penalaran
Sedangkan dilihat dari Wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran): 
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).
C.      Jenis-jenis Penalaran
Dikutip dari (p4tkmatematika.org/downloads/sma/pemecahanmasalah.pdf) dan (NOENUK N. FAIZAH.1997, Bahasa dan sastra Indonesia, jombang.)
Istilah penalaran (jalan pikiran atau reasoning) dijelaskan Keraf (1982 : 5) sebagai “Proses berpikir yang berusaha menghubung-hubungkan fakta-fakta atau evidensi-evidensi yang diketahui menuju kepada suatu kesimpulan”.
Penalaran dibagi 2 macam, diantaranya:
1.        Penalaran Induktif
Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit. Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status social.
2.        Penalaran Deduktif
Penalaran induktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta – fakta yang bersifat khusus, prosesnya disebut Induksi. Penalaran induktif tekait dengan empirisme. Secara impirisme, ilmu memisahkan antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang tidak. Sebelum teruji secara empiris, semua penjelasan yang diajukan hanyalah bersifat sementara. Penalaran induktif ini berpangkal pada empiris untuk menyusun suatu penjelasan umum, teori atau kaedah yang berlaku umum.
Contoh :
Sejak suaminya meninggal dunia dua tahun yang lalu, Ny. Ahmad sering sakit. Setiap bulan ia pergi ke dokter memeriksakan sakitnya. Harta peninggalan suaminya semakin menipis untuk membeli obat dan biaya pemeriksaan, serta untuk biya hidup sehari-hari bersama tiga orang anaknya yang masih sekolah. Anaknya yang tertua dan adiknya masih kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta, sedangkan yang nomor tiga masih duduk di bangku SMA. Sungguh (kata kunci) berat beban hidupnya. (Ide pokok)

SUMBER :
p4tkmatematika.org/downloads/sma/pemecahanmasalah.pdf
NOENUK N. FAIZAH.1997, Bahasa dan sastra Indonesia, jombang.
Keraf, Gorys. 1982. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.