Tittle : Snow White and The Huntsman
Actress : Kristen Steward
Reviewed By : Dennis
Review : Positive (+)
Explain of Positive Review :
• This movie is amazing and awesome
• The manage effect of this movie very creative and makes audience
mesmerized.
• Your acting is good
• The purpose in your movie is we as a human must be a kind people and must help everyone
Letter of Offer
Jakarta, 27th June 2013
To: Kristen Steward
Dear madam,
My name is Dennis. I am a student of Gunadarma University. The purpose of my letter is to explaining the quality act and the purpose of your movie from Kristen Steward.
One of a actress is Kristen Steward. I am interested with your acting in the movie Snow white and the huntsman. Your acting in this movie is very good and your act it is so opportune with the plot of this movie. With your acting makes this movie became popular, and this movie have a purpose we as a human must be a kind people with everyone. The manage effect of this movie very creative and makes audience mesmerized.
So your acting in your movie is a satisfied. Thank you.
Sabtu, 29 Juni 2013
Rabu, 05 Juni 2013
Explaination Chart
Total of Unemployment in Indonesia
(55.220.000 inhabitants)
Explanation :
- There are 20% total of unemployment. So, 10.900.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2006
- There are 18% total of unemployment. So, 10.000.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2007
- There are 15% total of unemployment. So, 8.600.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2008
- There are 16% total of unemployment. So, 9.000.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2009
- There are 16% total of unemployment. So, 8.600.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2010
- There are 15% total of unemployment. So, 8.120.000 inhabitants of 55.220.000 inhabitants have a unemployment in 2011
Source
: http://lsmpian.blogspot.com/2013/03/pengangguran-unemployment-dan-kemiskinan.html
Selasa, 30 April 2013
Rabu, 03 April 2013
Recipe low-fat
strawberry pudding
Here
it is the recipe for you..
We are fond of pudding, but fear of fat. Instead of buying out, we are think’s better
try to make own pudding at home.
Easy way and that is definitely the materials used are
materials that are low in sugar and fat so you do not have to worry about
damaging your diet. Strawberries itself one food that can help you lose weight.
Want to know how to make a low-fat strawberry pudding that good? Here it:
Ingredients:
Ingredients:
·
Gelatinous white one pack 250cc
·
water 300cc
·
fresh milk low-fat or non-fat 1.5
·
ounces of fresh strawberries
·
2 drops of food coloring paste or strawberry
pink
·
1 pound of sugar .
How to make:
1. Puree
strawberries in advance using the blender until completely smooth.
2. Dissolve
agar-agar powder with sugar, fresh milk, and sugar over medium heat, stirring
until boiling.
3. Add
pink coloring to foods or pasta strawberries and strawberry that had been
blended into a solution of gelatin and stir until boiling.
4. After
boiling, remove from heat and solution was prepared mold.
5. Pour
pudding into molds previously wet but first mold by using warm water so the
pudding does not sticky.
6. If
you want to beautify pudding, strawberry pieces when the input solution is
poured into a mold in order. Wait until hardened.
7. After
a hard pudding remove from the mold and cut to taste.
It's easy to make
low-fat dishes, rich in minerals and fiber that are good for diet and health?
Want to try to make at home?This is link my video http://www.youtube.com/watch?v=momKrPHur7w&feature=youtu.be
Minggu, 09 Desember 2012
PENALARAN
A. Arti Kata
Penalaran mempunyai kata dasar “nalar” yang bisa
diartikan sebagai aktivitas yang
memungkinkan seseorang berpikir logis. Nalar dalam arti lain juga tentang
jangkauan pikir ataupun kekuatan pikir.
B.
Pengertian
Penalaran
Penalaran adalah
proses berpikir yang bertolak dari pengamatan
indera
(pengamatan
empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan
pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi –
proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau
dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak
diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam
penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens)
dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).
C. Jenis-jenis Penalaran
Dikutip dari
(p4tkmatematika.org/downloads/sma/pemecahanmasalah.pdf)
dan (NOENUK N. FAIZAH.1997, Bahasa dan
sastra Indonesia, jombang.)
Istilah penalaran (jalan
pikiran atau reasoning) dijelaskan Keraf (1982 : 5) sebagai “Proses
berpikir yang berusaha menghubung-hubungkan fakta-fakta atau evidensi-evidensi
yang diketahui menuju kepada suatu kesimpulan”.
Penalaran dibagi
2 macam, diantaranya:
1.
Penalaran
Induktif
Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk menarik
kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas
fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan
deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku
kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan
kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju
kepada hal-hal yang kongkrit. Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum)
dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan
imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif
sebagai prestasi sosial dan penanda status social.
2.
Penalaran
Deduktif
Penalaran induktif adalah proses
penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum
berdasarkan fakta – fakta yang bersifat khusus, prosesnya disebut Induksi.
Penalaran induktif tekait dengan empirisme. Secara impirisme, ilmu memisahkan
antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang tidak. Sebelum teruji
secara empiris, semua penjelasan yang diajukan hanyalah bersifat sementara.
Penalaran induktif ini berpangkal pada empiris untuk menyusun suatu penjelasan
umum, teori atau kaedah yang berlaku umum.
Contoh :
Sejak
suaminya meninggal dunia dua tahun yang lalu, Ny. Ahmad sering sakit. Setiap
bulan ia pergi ke dokter memeriksakan sakitnya. Harta peninggalan suaminya
semakin menipis untuk membeli obat dan biaya pemeriksaan, serta untuk biya
hidup sehari-hari bersama tiga orang anaknya yang masih sekolah. Anaknya yang
tertua dan adiknya masih kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta, sedangkan
yang nomor tiga masih duduk di bangku SMA. Sungguh (kata kunci) berat beban
hidupnya. (Ide pokok)
SUMBER :
p4tkmatematika.org/downloads/sma/pemecahanmasalah.pdf
NOENUK N. FAIZAH.1997, Bahasa dan sastra Indonesia, jombang.
Keraf,
Gorys. 1982. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
Langganan:
Postingan (Atom)

